Puisi Roman Picisan Ihwal Perpisahan
![]() |
| Gambar. Roman Picisan The Series |
Hallo sobat Roman Picisan, kabar bangga buat kita Roman Picisan lovers tidak beberapa usang lagi Film Roman Picisan (Roman Picisan Movie) akan segera tayang di Bioskop kesayangan anda. Sembari menunggu kapan kabar tayangnya, sebagai pengobat rasa rindu kita pada series ini, admin mencoba mengumpulkan Puisi-puisi dari Roman Picisan.
Untuk gosip selengkapnya, silahkan disimak Kumpulan Puisi Roman Picisan perihal Perpisahan:
“Melepasmu, bukan keinginanku..
Tetapi ditetapkan menjadi takdir..
Menjadi tegar bukan pilihanku..
Tapi, itu menjadi satu-satunya jalan keluar..” Roman
“Cintaku tak harus miliki dirimu, meski perih mengiris-iris segala janji
Cinta kau tiba tanpa dikira
Kau pergi tanpa menyapa.
Cinta kau itu indahkan dunia,
Tapi kau tak lupa menabur luka.
Cinta, saya mohon padamu
jangan tiba untuk pergi
jangan berbahagia kemudian menyakiti.” Roman
“Berat bibir ini terucap
Perih mata ini menatap
Menjelang hadirnya perpisahan
Perpisahan bagiku derita
Memenjarakan kenangan
Menaburkan luka
Tapi perpisahan punya janji
Pasti akan bertemu lagi
Selama bukan perpisahan abadi” Roman
“Saat saya lelah,
Kuminta rindu Untuk pergi.
Tapi rindu sudah tersesat dalam labirin hati.
Bersemayam abadi, semoga saya terus teringat semuanya
Tentang kamu.” Roman
“Adakah rasa yang lebih menyakitkan
Dari hilangnya hak untuk menyapamu?
Adakah rindu yang lebih menyesakan
Dari sirnahnya kebersamaan kita.” Roman
“Roda mesin yang ku naiki ini..
Terus menjauh..
Apa ia kembalipun..
Aku tak tau..
Yang kini ku tau..
Hanya Wulandari..
Yang searang jauh dan ku rindu..
Yang kini jauh
Dari tatapan mataku.. Roman
“Biarpun jarak membentang
Mata tak sanggup saling memandang..
Ku biarkan kata-kata berkelana
Menembus hati yang jauh
Menghapus..
Semua air mata yang jatuh” Roman
Demikianlah sebagian puisi Karya Roman Picisan yang sanggup admin bagikan, semoga sanggup mengobati rasa rindu terhadap Series Roman Picisan,

